Desi Marlina, Malaikat 115 Anjing dan 49 Kucing Telantar

Desi-Marlina-Berhijab-Rawat-Puluhan-Anjing-dan-Kucing-Yang-Terlantar-01KUMPARAN+SEWARGA – Desi Marlina, perempuan berhijab asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi malaikat bagi anjing dan kucing yang telantar di jalanan. Dia mengadopsi dan memberi makan anjing dan kucing yang kelaparan.

Namun aksi Desi justru memicu perdebatan di lingkungannya maupun di media sosial. Desi menceritakan kecintaannya pada anjing dan kucing sudah muncul sejak ia kecil. Kepeduliannya terhadap binatang sudah diajarkan oleh kedua orangtua dan neneknya.

Menghormati Ajaran Orangtua

Bermula dari ajaran orangtuanya, Desi lalu bercita-cita untuk selalu memberi makan anjing dan kucing. Hal tersebut mulai dia realisasikan saat ia lulus SMA pada tahun 1999.

Desi yang saat itu bekerja sebagai sales produk mie instan mengatakan bila ada kemasan mie yang rusak, ia akan sisihkan dan diberikan pada anjing-anjing yang telantar di jalan.

Sejak saat itu, aksinya mulai menuai pro dan kontra, dari yang mendukung karena menganggap Desi mencintai makhluk Tuhan, hingga banyak yang menghujatnya habis-habisan sampai berkomentar kasar karena menganggap Desi melecehkan agama.

“Waktu itu ada orang komentar di depan saya bilang, ‘tuh liat perempuan percuma mau sembayang seperti apa entar ujung-ujungnya kebakar di nereka, kebakar dengan anjing, dan banyak komentar lainnya,” ujarnya.

“Dulu saya nangis dapat komentar seperti itu, tapi lama-lama sudah biasa aja,” ucapnya. Desi juga banyak mengadopsi anjing dan kucing, hingga kini ia memelihara 49 kucing dan 115 anjing.

Desi-Marlina-Berhijab-Rawat-Puluhan-Anjing-dan-Kucing-Yang-Terlantar-02Jaga Anjing dan Kucing dengan Jaga Populasi

“Anjing-anjing ini saya dapat di jalan. Kadang dalam kondisi sakit seperti buta atau luka, saya bawa ke rumah. Mereka diobati dan kalau sudah sembuh saya rawat. Kalau mati juga saya kubur selayaknya manusia,” Desi.

Tak hanya memelihara dan memberi makan pada anjing yang telantar, Desi juga mempunyai misi untuk mengurangi populasi anjing dan kucing dengan cara dibius lalu disteril.

Menurut Desi, populasi anjing yang terlalu berlebihan di sana justru membahayakan untuk anjing sendiri. Mereka bisa terancam dibunuh oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Desi mengaku biaya yang ia keluarkan untuk hewan-hewan tersebut murni dari dirinya sendiri. Uang tersebut ia kumpulkan dari hasil berjualan online. :: KUMPARAN via SEWARGA.COM/YuniRusmini/Mar2018

https://www.sewarga.com/2018/03/22/desi-marlina-wanita-berhijab-penolong-115-anjing-di-lombok/

Leave a Reply